Cinta dan Kebohongan

Baca posting ini di blog si abang ini: aku jadi mikir juga. Apa cinta namanya kalo berdiri diatas kebohongan. False love dong, padahal cinta itu kan mestinya truly?

Emang sih, kejujuran kadang pahit kebohongan kadang manis, tapi apa iya harus boong terus biar terasa manis.

Ah, itu postingan mengganggu gw banget. Mau protes, tapi gimanaaa gitu. Beliau ahli banget sih merangkai kata-kata…

5 Tanggapan ke “Cinta dan Kebohongan”

  1. Anang Berkata:

    kadang kebohongan itu memang perlu.. hihi

  2. Hedi Berkata:

    Saya lebih suka jujur, walaupun pahit tapi itu realita, apa adanya tanpa rekayasa. :D

  3. irdix Berkata:

    hmm…. mungkin bohong karena takut kehilangan ?

    ato mungkin bohong karena kejujuran ? ato mungkin bohong karena bener-bener mengenal pasangan jadi kejujuran mungkin tak bisa diterima sang pasangan ?

    well.. relatif.. tapi aq milih menyesuaikan dengan keadaan.. meski aq belum pernah bohongin pasanganku..

    misal : “yank.. aq baru aja kentutin kamu…” *plaaakkk*

  4. Toga Berkata:

    Selengkapnya…

  5. http://motivasi259.blogspot.com Berkata:

    comment ke 50. artikel anda sangat menarik dan anda layak sebagai pemenang. dan we support you

Tinggalkan Balasan